Sabtu, 29 Januari 2011

Virus adalah parasit yang dapat hidup pada sel makhluk hidup yang diinvasinya. Virus berkembang biak dalam sel makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Virus dapat diidentifikasi dari ciri-ciri yang dimilikinya. Ciri-ciri virusdapat diketahui dengan melihat struktur penyusunnya.
Virus itu unik. Di luar sel hidup yang diinvasinya, virus dapat dikatakan benda mati. Saat berada di luar sel hidup, virus mengkristal. Ketika menginvasi sel hidup, virus menjadi benda hidup yang berkembang biak.
Jenis virus yang diketahui jumlahnya banyak. Virus, pada umunya, bersifat merugikan. Virus bersifat merugikan karena dapat menimbulkan penyakit, baik pada manusia, hewan, maupun tumbuhan.
Bahkan, ada virus yang menyerang hewan dapat menular dan membahayakan manusia. Di antaranya, virus flu burung dan rabies. Kedua jenis virus tersebut dapat menular dan mengakibatkan kematian.
Susunan Struktur Virus
Virus hanya dapat hidup pada sel-sel hidup. Untuk berkembang biak, virus harus menempel atau menginvasi sel pada makhluk hidup.
Contoh struktur tubuh virus dapat dilihat pada virus T. Virus ini adalah virus yang menginvasi bakteri. Virus T disebut juga bakteriofag atau virus pemakan bakteri. Struktur virus ini terdiri atas kepala, kulit, isi, dan serabut ekor.
1. Kepala
Bagian kepala virus ini berisi asam nuklead atau DNA yang dilapisi selubung protein atau kapsid. Bentuk kepala virus ini seperti bangun persegi delapan.
2. Isi Tubuh
Tubuh virus berisi materi genetik yang mengandung DNA atau RNA.
3. Ekor
Ekor virus memiliki kaki-kaki berbentuk serabut. Serabut-serabut ini akan menancap pada sel saat menyerang atau menginvasi inangnya. Ekor virus ini diselubungi kapsid yang berisi protein.
Ciri-ciri Virus
Ciri-ciri virus antara lain sebagai berikut.
  1. Ukuran virus sangat kecil, berkisar antara 9-200 nano meter. Karena ukurannya yang sangat kecil, virus hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop.
  2. Virus hanya memiliki satu jenis genetik.
  3. Berkembang biak pada sel hidup yang diinvasinya.
  4. Virus tidak dapat membelah diri dengan jumlah biner.
Sistem Invasi Virus
Virus dapat berkembang biak dengan menempel dan merusak sel inang yang diserangnya. Ada beberapa cara virus menginvasi sel hidup atau sel inang yang diserangnya, yaitu cara litik dan lisogenik.
Litik adalah cara virus menginvasi sel inangnya dengan menghancurkan sel induk setelah melakukan reproduksi. Cara ini meliputi beberapa fase, yaitu fase absorpsi, penetrasi, replikasi, perakitan, dan pembebasan.
Cara invasi kedua adalah lisogenik. Virus menggunakan cara ini dengan menempel pada sel inang tetapi tidak menghancurkannya. Virus tidak menghancurkan DNA sel inang, tetapi menyusup pada DNA tersebut.
Virus menginvasi sel melalui fase absorpsi dan infeksi, penetrasi, penggabungan, dan replikasi. Virus akan keluar saat replikasi dan pembentukan virus baru selesai. Virus akan keluar dari sel inang dan tidak merusak sel tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar